Empat ‘Raksasa’ Mengancam
Senin, 30/04/2012 | 12:30 WIB
Di bulan Mei ini, Deltras Sidoarjo harus menjamu empat tim besar.
SIDOARJO- Mendapat modal dua kemenangan beruntun, Deltras Sidoarjo kali ini mendapat ujian berat empat kali berturut- turut di markasnya sendiri, Stadion Gelora Delta Sidoarjo. Di sepanjang bulan Mei The Lobster—Julukan Deltras—mendapat jatah lima pertandingan, empat di antaranya di depan publiknya sendiri melawan tim ‘raksasa’dan kandidat juara seperti Mitra Kukar, Persisam Samrinda, Persipura, dan Persiwa Wemena. Setelah itu baru bertamu ke markas tim tangguh asal Jawa timur, Persela Lamongan. Meski tim itu baru saja didera masalah pergantian pelatih, dengan permainan meyakinkan kala bertandang ke markas PSMS Medan dan PSAP Sigli sudah cukup membuat tim kebanggaan Deltamania itu percaya diri bertarung dengan tim yang levelnya lebih tinggi. Medapat poin penuh di empat laga kandangnya tersebut menjadi target utamanya, sebab posisi Deltras di klasemen saat ini masih mendapat bayang-bayang zona degradasi. Bagaimana tidak, Mijo Dadic dkk hanya berada satu strip di atas penghuni zona degradasi, Persiram Raja Ampat. Itupun Deltras mengoleksi poin sama dengan Persiram yaitu 21 poin. Bermain di depan publiknya sendiri sebenarnya tidak menjamin pasukan Biltz Tarigan itu bisa menghantongi puni-pundi poin. Lawan yang mereka hadapi adalah tim besar yang tidak diragukan lagi mental para pemainnya. Ujian pertama Deltras datang dari tim promosi menakutkan, Mitra Kukar, Sabtu (5/5). Kendati sebagai tim promosi, tapi tim asal Tenggarong, Kalimantan Timur itu mempunyai pemain- pemain berlabel timnas seperti Hamkah Hamzah, Akhmad Bustomi, Jajang Mulyana, Hendro Kartiko dll. Jika terpeleset, maka Deltras akan terjatuh ke jurang degradasi dan yang tidak kalah berbahaya adalah kemungkinan dropnya mental pemainnya. “Laga kandang ini memang berat. Saya akan fokus satu demi satu. Kami yakin bisa mendapat hasil maksimal,” kata pelatih anyar Deltras, Blitz Tarigan, Senin (5/5). Bermain dengan tim bertabur bintang, lanjut Tarigan, yang paling utama yang harus dipersiapkan adalah mental. Blitz Tarigan masih mempunyai waktu satu minggu untuk membenahi segala kekuarangan timnya. Termasuk kelemahan di komunikasi antar-pemain. “Bermain dengan tim bagus yang harus dipersiapkan adalah mental. Kami masih banyak kekurangan meski secara hasil di dua pertandingan terakhir cukup bagus. Salah satu kelemahan tim kami adalah komunikasi pemain di lapangan,” katanya. Tarigan tetap mencanangkan poin penuh dari setiap pertandingan itu. Dengan dukungan para pecinta Deltras, ia yakin timnya bisa membungkam lawannya satu persatu. Meskipun ia sendiri menyadarai peluang untuk merealisaikan tergetnya itu 50:50. Apalagi saat menjamu Mitra Kukar nanti Deltras tidak bisa diperkuat striker andalannya, Sean Rooney karena terakumulasi kartu merah. Untuk itu, Blitz Tarigan mempersiapkan Budi Sudarsono, Sigiarto, Qischil Gandrum sebagai ujung tombak. “Jararan pelatih dan manajemen menginginkan mendapat poin penuh di empat laga kandang itu, tak peduli dengan kualitas lawan yang akan kami hadapi. Untuk pengganti Rooney kami punyai pilhan pemain seperti Sugiarto, Qischil, dan Budi,” tambahnya. m39
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi
tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan kometar jika dianggap
tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.